Maka pada hari Selasa 21 April 2026 dilaksanakan rapat koordinasi bertempat di Ruang Rapat Posko Satgas PPK DAS Citarum, Jl. Ir. H. Juanda No.358, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kegiatan ini membahas rencana penanganan limbah industri di wilayah DAS Citarum, dengan fokus pada pembahasan mekanisme koordinasi antarinstansi, penyusunan dan penyelarasan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan, serta penegasan tindak lanjut teknis di lapangan guna mendukung efektivitas .
Rapat di pimpin Ketua harian PPK Das citarum Mayjen TNI purn Dedy kusnadi Thamim.
Adapun pejabat yang Hadir dalam kegiatan rapat tersebut antara lain Kepala Badan Perencanaan Daerah Provinsi Jawa Barat; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi; Asisten Teritorial Kodam III/Siliwangi; Komandan Satgas Citarum Kodam III/Siliwangi; Komandan Sektor 1 s.d 10 CH; Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran DLH Jabar; Kepala Bidang Penaatan Hukum DLH Jabar; Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Jabar; Sekretariat Satgas PPK DAS Citarum; dan Tim Ahli Satgas PPK DAS Citarum.
Dalam sambutannya Dansatgas Citarum harum Kolonel Inf Yanto kusno Hendarto mengatakan bahwa perilaku industri di tahun 2026 masih ada yang nakal dan seperti kucing kucingan, "kemarin di wilayah sektor 3 ada 1 pabrik yang membuang limbah nya dan ketika kita telusuri untuk outfall nya sangat sulit di temukan karna adanya penghalang tembok di tambah pihak perusahan tidak kooperatif, kedepan di butuhkan status penanganan hukum yang tegas sehingga menguatkan satgas dalam merubah perilaku industri yang belum memenuhi ketentuan " ungkap Dansatgas .
Dalam giat ini di fokuskan terhadap Mekanisme koordinasi meliputi tiga tahapan utama, yaitu perencanaan berbasis data pencemaran, pelaksanaan kegiatan terpadu seperti sidak industri dan pengambilan sampel limbah, serta evaluasi melalui rapat rutin lintas sektor. Setiap instansi menjalankan peran sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Selain itu, didukung sistem komunikasi dan pelaporan terintegrasi untuk mempercepat pertukaran informasi dan pengambilan keputusan. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan pengendalian limbah industri di DAS Citarum dapat berjalan optimal dan berkelanjutan sehingga permasalahan limbah Citarum dapat di atasi.

